1. Politik tidak lebih adalah permainan terbesar dalam bisnis omong kosong, industri artifisial penuh kosmetik yang pernah ada di dunia. Sebagaimana sebuah bisnis omong kosong dijalankan, kita harus berdiri di atas ribuan omong kosong tersebut menjadi sesuatu yang bisa dijual dengan manis, dan di beli dengan larisnya oleh para pemilih.
2. Moralitas hanya sebuah fatamorgana indah, moralitas sejatinya hanyalah salah satu omong kosong yang bisa dijual dalam bisnis politik. Temukan rumusnya dengan tepat, temukan resepnya dengan pas, maka itu akan menjadi senjata yang efektif memenangi sebuah kompetisi politik.
3. Di negeri ujung tanduk para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memilih tutup mata dan hidup bahagia sendirian.
4. Tapi di negeri ujung tanduk setidaknya kawan seprang petarung sejati akan memillih jalan suci, meski habis seluruh darah di badan, menguap segenap air mata, dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan.
Saya yakin, isinya tidak setinggi ekspektasi Anda. Sebelum melanjutkan silahkan berdoa terlebih dahulu.
Rabu, 17 Februari 2016
Selasa, 09 Februari 2016
Semester genap harus diawali dengan semangat 45..
Karena kata seseorang mood awal semester mempengaruhi mood satu semester.
Baiklah kita coba untuk semangat. :D
Di awali dengan mata kuliah bahasa inggris, ntah kapan aku bisa memahami pelajaran ini.
ntah kapan aku dapat mengatakan bahasa inggris itu mudah. Baru bertempur dan memutar otak untuk pelajaran bahasa inggris di pagi hari, malam hari disambut dengan tawaran untuk ikut MSP (Microsoft Student Partner). Udah sempat semangat dan tertarik banget untuk mengikutinya tapi kenapa interview nya harus menggunakan bahasa inggris, ohh dan ujiannya lagi harus membuat sebuah aplikasi. Pengen tapi aku merasa gak mampu.
Nb :maaf cuma sekedar mengotori beranda
Karena kata seseorang mood awal semester mempengaruhi mood satu semester.
Baiklah kita coba untuk semangat. :D
Di awali dengan mata kuliah bahasa inggris, ntah kapan aku bisa memahami pelajaran ini.
ntah kapan aku dapat mengatakan bahasa inggris itu mudah. Baru bertempur dan memutar otak untuk pelajaran bahasa inggris di pagi hari, malam hari disambut dengan tawaran untuk ikut MSP (Microsoft Student Partner). Udah sempat semangat dan tertarik banget untuk mengikutinya tapi kenapa interview nya harus menggunakan bahasa inggris, ohh dan ujiannya lagi harus membuat sebuah aplikasi. Pengen tapi aku merasa gak mampu.
Nb :maaf cuma sekedar mengotori beranda
Minggu, 07 Februari 2016
KEHIDUPAN (part 2)
Kehidupan itu ibarat roda pedati. Selalu berputar. Demikianlah hidup ini, selalu berputar kadang diatas dan kadang dibawah. Kadang menikmati kekuasaan dan kadang mendapat siksaan. Tak ada yg abadi di dunia ini. Harta, cinta, nafas, kekuasaan, apapun itu, tak akan ada yang abadi. Saat ini bagiku hidup sudah lebih mirip diibaratkan dengan baling-baling helikopter. Bergerak secepat itu 😄.
Karena menurutku saat ini di dunia ini semua dapat berubah dalam hitungan detik. Tersenyum beberapa detik kemudian tiba-tiba menangis sudah menjadi hal yg lumrah. Mandi uang tiba-tiba mamdi lumpur sudah biasa. Demikian lah hidup. Jadi jangan pernah berbangga diri dengan apa yang kamu capai atau miliki saat ini. Takkan lama kau memegang itu. Jangan pernah kau sombongkan sesuatu yang akan direbut orang dibawahmu dari tangan kotormu. Ingatlah selalu. TAK ADA YANG ABADI..
Senin, 01 Februari 2016
I Choose to Love You in Silence
Ada saatnya dalam hidupmu engkau ingin sendiri saja bersama angin menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata (Bung Karno). Namun berjalan seiringnya waktu aku mulai bisa, bisa menerima dan melupakan kenangan yang tak seberapa, melupakan hal yang tak pantas dilakukan, melupakan hal yang harus dilupakan. Sekarang akhirnya, kupahami mekanisme melupakan bukanlah menghitung hari, melainkan
memaafkan diri dan mengikhlaskan masa lalu, agar ingatan tak
terbelenggu (falenpratama). Dengan bantuan dewa langit, kesabaran itu tumbuh dari penerimaan dan kepercayaan bahwa kelak sesuatu yang baik dan pantas akan kita terima akhirnya (elwa).
Nama yang dulu sering kusebut, sekarang terasa begitu asing saat terucap (inekeptri). Entah mengapa, mungkin itu sudah menjadi hukum alam, saat suatu hubungan berakhir secara otomatis tali persaudaraan akan kendor bahkan putus. Seperti kabel listrik yang digigitin tikus gitu. Putus.
Dan sekarang, setelah sekian lama terbelenggu pada satu pikiran yang sama, satu kenangan yang kelam, satu pilihan hidup yang semu, aku menemukan secercah cahaya, cahaya yang masih belum jelas ujungnya, belum jelas bentuknya, dan belum jelas keberadaanya. hahaha setidaknya dia terang. tapi tak seterang matahari yang menyinari bumi yang kelam ini. Itu kamu. Aku menetapkan diri sebagai pengagum rahasiamu, dan aku berharap semoga kamu tak menyadarinya. Bodoh memang, tapi apa dayaku berharap memilikimu? Itu seperti pinguin dapat terbang melayang mengitari langit lalu lupa cara berenang yang baik. (gak nyambunggg.....)
Tapi aku sering berpikir dan bertanya dalam benakku sendiri, "bolehkah aku meminta sedikit perhatianmu agar aku merasa dimiliki? Bolehkah aku meminta sedikit kasih sayangmu agar aku merasa dicintai? Aku seperti berharap pada bayangan yang datang saat cahaya datang, lalu hilang saat gelap, menghampiri." (devi_rabtama). Berat mungkin untuk dijawab. Bukan mungkin, tapi pasti. Tapi aku akan selalu jadi pengagum rahasiamu, sampai waktu yang menentukan apa ujung dari penantianku. Setidaknya aku bisa melupakan sesuatu yang wajib untuk dilupakan, dan menemukan sesuatu yang mengisi ingatan. Semoga kau tak terganggu dengan keberadaanku sebagai your secret admirer.
Suka? Iya..
Kagum? Iya..
Sayang? Mungkin..
Berharap? Tidak..
Mengapa? Aku tau diri..
NB : Aku bingung ama cerita ini. Gak nyambung dari atas sampai bawah. MAKLUMLAH. Sebagian teks di ambil dari quotes punya orang (pemilik quote disertakan dalam teks di atas). Teks diatas hanya sekedar cerita khayalan. Terima kasih dan selamat membaca.
Nama yang dulu sering kusebut, sekarang terasa begitu asing saat terucap (inekeptri). Entah mengapa, mungkin itu sudah menjadi hukum alam, saat suatu hubungan berakhir secara otomatis tali persaudaraan akan kendor bahkan putus. Seperti kabel listrik yang digigitin tikus gitu. Putus.
Dan sekarang, setelah sekian lama terbelenggu pada satu pikiran yang sama, satu kenangan yang kelam, satu pilihan hidup yang semu, aku menemukan secercah cahaya, cahaya yang masih belum jelas ujungnya, belum jelas bentuknya, dan belum jelas keberadaanya. hahaha setidaknya dia terang. tapi tak seterang matahari yang menyinari bumi yang kelam ini. Itu kamu. Aku menetapkan diri sebagai pengagum rahasiamu, dan aku berharap semoga kamu tak menyadarinya. Bodoh memang, tapi apa dayaku berharap memilikimu? Itu seperti pinguin dapat terbang melayang mengitari langit lalu lupa cara berenang yang baik. (gak nyambunggg.....)
Tapi aku sering berpikir dan bertanya dalam benakku sendiri, "bolehkah aku meminta sedikit perhatianmu agar aku merasa dimiliki? Bolehkah aku meminta sedikit kasih sayangmu agar aku merasa dicintai? Aku seperti berharap pada bayangan yang datang saat cahaya datang, lalu hilang saat gelap, menghampiri." (devi_rabtama). Berat mungkin untuk dijawab. Bukan mungkin, tapi pasti. Tapi aku akan selalu jadi pengagum rahasiamu, sampai waktu yang menentukan apa ujung dari penantianku. Setidaknya aku bisa melupakan sesuatu yang wajib untuk dilupakan, dan menemukan sesuatu yang mengisi ingatan. Semoga kau tak terganggu dengan keberadaanku sebagai your secret admirer.
Suka? Iya..
Kagum? Iya..
Sayang? Mungkin..
Berharap? Tidak..
Mengapa? Aku tau diri..
NB : Aku bingung ama cerita ini. Gak nyambung dari atas sampai bawah. MAKLUMLAH. Sebagian teks di ambil dari quotes punya orang (pemilik quote disertakan dalam teks di atas). Teks diatas hanya sekedar cerita khayalan. Terima kasih dan selamat membaca.
Langganan:
Postingan (Atom)
